Review buku dan film


Biar buku-buku kita awet, ga gampang lecek, kita memang harus rajin merawatnya, kalo ga dirawat, jangan harap deh buku kita bakal awet, pasti lecek-lecek, berlipet-lipet ga karuan, waduh baca bukunya jadi males kalo wujud bukunya aja amburadul. Kalo buku kita rawat, rapih, bacanya juga seneng, serasa baca buku baru, padahal buku dah lama kita beli. Cara merawat buku gini ya…

1. Pastikan tempat buku tidak lembab dan memiliki sirkulasi udara yang memadai. Untuk mendapatkan udara yang cukup, tempat buku harus memiliki jendela atau lubang keluar-masuk udara secara cukup.

2. Usahakan letak buku tidak berdekatan dengan lantai. Artinya tempat buku jangan di bagian paling bawah lemari. Pilihlah tempat yang memungkinkan buku enak dilihat dan mudah dijangkau. Pilihan bisa di bagian tengah atau atas.

3. Posisi buku sebaiknya berdiri dan berjajar ke samping. Posisi ini memungkinkan udara masuk ke sela-sela buku lewat celah lembaran. Jika posisi buku bertumpuk dikhawatirkan udara tidak bisa masuk dan mempercepat kelembaban.

4. Taburlah kamper di sela-sela buku atau di pojok-pojok lemari. Fungsi kamper untuk mengusir ngengat dan mengurangi bau tak sedap.

5. Lakukan rotasi posisi buku setiap dua pekan sekali. Jika memungkinkan keluarkanlah buku-buku dari lemari dan letakan selama sehari di luar lemari. Bisa di atas meja atau di ruang terbuka yang tidak lembab.

6. Tak ada salahnya memberi lampu khusus dalam lemari buku hingga buku mendapat cahaya yang cukup. Sinar lampu menghambat ngengat masuk ke sela-sela buku.

7. Cara paling aman adalah membungkus buku dalam kemasan plastik dan ditaburi kamper.

8. Khusus buku langka berusia di atas 100 tahun yang lengket antar satu halaman dengan halaman lain tidak perlu dipaksa memisahkannya. Ada cara tersendiri. Rendamlah kertas yang lengket itu ke dalam air selama setengah jam. Lalu angkat dan angin-anginkan di tempat sejuk. Jangan sekali-kali menjemur di bawah terik matahari agar kertas tidak bergelombang setelah kering.

—————————————————————————–

Beri Sampul Buku

1. Siapkan dulu sampul plastiknya, Kalo bukunya tebal/hard cover, pake aja sampul plastic yang agak tebal. Tapi kalo buku yang tipis-tipis, pakelah sampul plastic yang tipis. Lebih asyik pake sampul plastic yang meteran, jangan yang satuan, yang meteran lebih bagus dan lebih tebal.

2. Buatlah label buku yang berisi identitas pemilik buku, biar kalo ada yang pinjem mudah mengembalikannya. Tempel di setiap buku, jarak nempelin labelnya seragam ya, jangan buku yang satu labelnya diatas, yang satu dibawah, tar mata kita naik turun lihat label bukunya kan repot.

3. Kalo label buku dah ditempel, kemudian baru kita menyampul buku, lap dulu bagian luar buku, biar debu dan kotoran ilang, sehingga sampul plastic bisa nempel erat di bagian luar buku.

Susun buku-buku di rak

* Penyusunannya sih terserah sesuai selera masing-masing/sesuai bentuk rak yang ada. Tapi agar nyaman saat kita mau mengambil buku, lebih enak buku disusun dalam posisi berdiri,kalo pas kita ngambil buku gampang ambilnya. Susun mulai dari buku yang besar, baru kemudian yang kecil. Kalo buku kita lumayan banyak, simpan berdasarkan kategori masing-masing buku.

* Simpan Rak Buku di tempat yang terkena sinar matahari sehingga buku kita ga lembab, beda kalo rak kita simpan di tempat yang lembab, dijamin buku kita lembab, ketika dipegang kertas gampang sobek, trus tiap halaman buku bakal bergelombang bentuknya.

Bersihkan buku dari debu secara teratur

Kalo rak buku kita tertutup, enak, kita ga perlu repot bersihkan debu, tapi kalo bentuk rak yang terbuka, rajin-rajinlah membersihkan debu, jangan sampe debu menempel lama dibuku, terutama di bagian atas buku, nanti halaman buku bisa cepat berwarna agak kecoklatan.

Sumber: notes pustaka imam Syafi’i

Photo: taken by me.. rak kecil di kamarku (1,5th yg lalu)

Iklan

Ketika Cinta Bertasbih 2 Ketika Cinta Bertasbih 2 by Habiburrahman El Shirazy


My review

Subhanallah… tidak kalah dengan kedahsyatan AAC..

View all my reviews.

Penulis : Kinoysan

Penerbit : Penerbit Lingkar Pena, Jakarta

ISBN : 979136746-9

Terbit : Juli, 2008

Harga : Rp. 34.000,-

Sinopsis :

KISAH INSPIRATIF DAN MENYENTUH

PERJUANGAN MUSLIMAH LAJANG

MENEMUKAN JODOH CINTANYA


Jika kau menyimpan matahari

Berikan padaku

Aku akan menyimpannya

Di sepanjang jejak

Yang kutinggalkan

(BiruLaut)

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =


Kepada Jodoh Cintaku

Di Bumi Allah

Apa kabar, Cinta?

Melalui surat ini, kusampaikan padamu, bahwa aku masih menunggu dengan setia dan penuh kerinduan, dalam malam-malam yang penuh doa.

Beberapa kali seseorang hadir dalam episode hidupku (dan tahukah sayang…. aku mengira itu kamu). Hanya suratan takdir kemudian yang membuatku sadar, kau belum lagi singgah dalam hidupku. (lebih…)

images1.jpg

Hmm.. what can I say ’bout this book? Great!! karena di buku ini mengintegrasikan antara sains dan agama.. Ternyata pandangan dunia barat yang berpikir bahwa agama dan sains sama sekali gak berhubungan bisa dipatahkan dengan penelitian Dr. Moh. Soleh ini. Beliau memang bukan S1 kedokteran tp beliau bs mnyelesaikan S3-nya di FK Unair dg mengambil disertasi di bidang psikoneuroimunologi sehingga akhirnya bisa menelurkan buku yang jadi best seller ini. Dengan salat tahajud yang dilakukan secara kontinu dan ikhlas, Insya Allah akan meningkatkan sistem imun tubuh sehingga tubuh pun terhindar dari berbagai macam penyakit. Aku rasa buku ini mungkin lebih cocok dibaca oleh pembaca yang mengerti dunia medis ato sains coz bahasanya terlalu ilmiah banget… tapi gak menutup kemungkinan untuk dibaca ‘org luar’ walo agak kurang ngeh dengan istilah2 yg biologimedis banget itu.. cukup bermanfaat kok,,, apalagi kalo Qt bisa mengistiqomahkan diri untuk menjalankan salat tahajud di malam hari.. asli nikmat banget!!
Subhanallah,,, dibalik semua perintahNya ternyata mengandung hikmah yg begitu besar.