Coretan


Bismillahirrahmanirrahim….

“Jika seorang hamba menikah, maka telah menjadi sempurnalah setengah agamanya. Maka hendaklah ia bertaqwa kepada Allah pada sebahagian lainnya” (HR Al Hakim dan Ath-thabrani dari Anas bin Malik)


Insya Allah akan menikah….

Insya ALLAH akad nikah akan dilaksanakan pada tanggal: 4 Maret 2011 pukul 8.00 di Masjid Miftahul Abidin, Krian, Sidoarjo.

Info lebih lengkap, kunjungin web pernikahan saya 🙂
http://savitrihendrajaya.webnode.com

Mohon doanya yah, Temans 🙂

Iklan

Bismillahirrahmanirrahim….

Say with flower . Ungkapan itu pasti udah nggak asing lagi dong buat kita. Ada yang mengerti apa yang ada di balik bunga, sehingga sampai dibikin ungkapan seperti itu? sebegitu spesialkah bunga? *kok jadi maen tebak-tebakan* hehehe… Semua cewek atau wanita pastilah suka dengan bunga (ada yang tidak suka? hayoo ngacung ).

Nah,, untuk kesempatan kali ini saya pingin berbagi ilmu tentang membuat kerajinan dari flanel dengan tema bikin “Bunga” :mrgreen:

Bisa dibikin bros, gantungan kunci, gantungan hape, dsb… Coba yuuk ^^
Step-stepnya sebagai berikut:

1. Pertama persiapin dulu bahan-bahan yang diperlukan seperti gambar dibawah ini:

* Gunting
* Kertas untuk bikin pola
* Pensil untuk menggambar
* Lem UHU atau lem serbaguna
* Kain Flanel (sebuah bunga make dua macam warna)
* Kapas Dakron
* Benang dan jarum

2. Bikin pola bunga dan lingkaran kecil seperti gambar dibawah ini (kalo perlu diprint dan digunting, kekekeke…)

pola bunga

pola lingkaran kecil

 

(lebih…)

Assalamualaykum….

Pa kabar semuanya? Duh, dah lama nih jarang blogging di WordPress.. Jarang juga balesin komen2 temen-temen semua.. Maap yak maap… Ntar Insya Allah akan coba dibalesin satu2 😉

Kemana aja sih kemaren? hehe… saya lagi sibuk-sibuknya berkutat dengan kain flanel. Ada yang dah ngerti tentang kain flanel??

Flanel itu  adalah jenis kain yang dibuat dari serat wol, tanpa ditenun. Proses pembuatan kain flanel disebut juga wet felting, yaitu proses pemanasan dan penguapan sehingga menghasilkan jenis kain flanel atau felt yang beragam tekstur dan jenisnya, tergantung dari campuran bahan pembuatnya.

Nih dia contoh kainnya.. Check this out 😀

Gambar kain flanel ini diambil dari sini

Nah, trus apa yang saya lakukan dengan kain flanel? saya nyoba2 berkreasi dengan kain itu untuk bikin souvenir dan pernak-pernik. Alhamdulillah kerjaan iseng2 tersebut malah berbuah rejeki.. Banyak yang tertarik buat pesen handmade ini, walopun sebenernya saya masih baru aja belajar hehe…Responnya cukup baik ^_^  Subhanallah, Alhamdulillah…..

Flashdisk Panda versi me ^_^

Gantungan HP Buah-buahan versi me

Souvenir Flanel Cakes *bisa dijadiin souvenir nikahan ato ultah*

Souvenir Flanel Cakes *bisa dijadiin souvenir nikahan ato ultah*

Mini Fruity Chococheese Cakes

Mini Fruity Chococheese Cakes

Ada yang tertarik pengen pesen 😉 ?

Saya juga ada toko online lho.. di sini—> http://strawberryflanelcraft.blogspot.com

Di Multiply juga ada: http://aisavitri.multiply.com

Oh ya,,, Spesial buat Kang Insan, makasih banyak dah bantuin saya bikin desain brand buat produk2 handmade ini….

Bagus2 banget, saya sampe bingung milihnya.. ^^

Bener2bener TOP BGT deh!!!  Maap merepotkan  🙄 , padahal Kang Insan lagi sibuk2nya kerja keliling nusantara (waktu itu lagi di Palembang ya Kang.. hihi).

Bagaimana saya bisa membalas jasa2nya beliau ini yang begitu baik, dikasih gratis pula… Jadi terharu.. 😀

Lumayan lama saya tak posting blog 😀 Yah,, maklum.. jarang buka inet lewat kompie dan paling2 lebih suka ngenet lewat hape. Jarang nulis juga.. Kabel batere komputer saya (alias ces-cesan) lagi trouble minta dibetulin. Jadi dah lama pisan saya gak buka laptop.
Ah, sedih hati saya.. sungguh-sungguh prihatin (bukan karena masalah laptop). Tapi karena nasib saudara muslim kita di Palestina!!! Sungguh biadab Israel Laknatullah itu…. Mereka terus-menerus gencar melancarkan serangan di Jalur Gaza. Melakukan pembantaian besar-besaran. Hati saya sakit!!! Sakiiiiiit banget!! Perih.. Dan tiap kali melihat berita di Teve atau baca berita lewat internet, air mata ini selalu tak tertahankan untuk menetes. Di setiap selesai sholat aku juga menangis.. menangisi nasib para saudaraku disana.. Hati saudara mana yang tak sakit bila saudaranya disakiti.
Sudah 300 penduduk Palestina yang tewas dan 1500 lainnya luka2. Masjid-masjid, rumah-rumah menteri, terowongan penyimpanan bahan makanan, universitas Islam dibombardir oleh Israel. Para wanita dan bayi-bayi serta anak-anak pun tak luput dari serangan mereka. Memang tujuan mereka sebetulnya ingin menghabiskan umat Islam di Palestina, agar para calon-calon pejuang kecil tak tumbuh menjadi penerus perjuangan mujahid Palestina.
Lalu mau mengharapkan bantuan dari siapa? Siapa lagi yang bisa menolong kalau bukan kita sendiri, saudara seimannya. Tapi banyak yang cuek, banyak yang tak peduli. Bayangkan bila itu terjadi padamu. Kehilangan keluarga dan kematian menjemput kapan saja..

Ah, tak sempat bagiku untuk merayakan taun baru dengan senang2.. Tak ada. Hanya pas Taun Baru Hijriah kemarin aku merenung dan berdoa terutama untuk Palestina.. 😦 Aku lebih memilih tidur berselimut tebal karana hujan gemericik di luar ketika tahun baru masehi, dan baru terbangun ketika sepertiga malam terakhir. Aku menolak ajakan saudara sepupuku yang sedang mengadakan pesta barbeque. Ah,, aku tak mau bersenang-senang ketika para saudara Palestina-ku menderita. Untuk apa bersenang-senang di malam hari hingga bangun kesiangan dan lupa sholat subuh… Harusnya pergantian tahun digunakan untuk merenung dan me-muhasabah-i diri.. dan berharap tahun depan lebih baik lagi.. memperbaiki diri..

Dan awal tahun ini aku dengan penuh semangat ikut munashoroh (aksi) solidaritas Palestina di Grahadi Surabaya. Alhamdulillah dalam waktu kurang lebih 1-2 jam terkumpul-lah dana yang kami galang untuk Palestina sebesar 75 juta rupiah. Dan hari ini (tgl 2 Jan) acara munashoroh pun diadakan di Jakarta. Semoga semakin banyak doa, semakin banyak bantuan dan semakin banyak yang peduli dengan nasib Palestina.

Allah,,, aku yakin mereka para syuhada telah tersenyum bahagia bersama para bidadari surga dan menikmati keindahan Jannah-Mu yang tiada tara.. Buah-buahan yang nikmat dan sungai-sungai yang mengalir dibawahnya… Aku ingin melihat senyum mereka,, aku ingin bisa bertemu dan berkumpul bersama mereka kelak..

Allah,,, kirimkanlah pertolongan untuk mereka..
Aku yakin harapan itu masih ada..
Kirimkanlah tentara-Mu Ya Rabb untuk membalas kebiadaban Israel Laknatullah..

Dan pembalasanmu itu akan lebih dan lebih kejam dari mereka,, di akhirat kelak… pasti… Qta semua pasti akan menyaksikannya… dan waktu tak akan pernah kembali. Tak akan ada waktu untuk kembali lagi hidup di dunia untuk bertobat dan menyembah-Nya.. Yang ada hanyalah penyesalan.

Allah,, istiqomahkanlah aku agar terus berada di jalan-Mu. Terangilah hatiku dengan cahaya-Mu. Selama aku masih hidup di dunia ini,, semoga aku bisa terus memperbaiki diri dan bertaubat atas segala kesalahan dan dosa-dosa yang kulakukan..

Amiiin Allahumma Amiin…

Di luar hujan deras sekali, dingin.. dan di sini (ruang duduk, red) saya sibuk mengetik sesuatu di notebook putih kecil saya sambil ditemani secangkir kopi hangat dan jagung bakar. Lagu Sheila On Seven ”Yang Terlewatkan” mengalun lembut di headset yang terhubung dengan notebook. Hmmm… apa yang ingin saya posting kali ini?? Bukan hujan, bukan kopi (khan dua-duanya udah pernah diposting disini ya..), bukan jagung bakar, bukan pula lagu yang sedang kudengarkan.. 😛 Trus?

Saya mau me-report acara jalan-jalan saya kemaren di Lamongan, tepatnya di WBL (Wisata Bahari Lamongan). Saya ingin memperkenalkan salah satu tempat wisata di Jawa Timur pada para pengunjung dunia maya.. Bagi yang tinggal di Jawa Timur mungkin udah gak asing dong dengan WBL, tapi buat yang tinggal di luar Jatim mungkin akan bertanya, ”Apa itu WBL 🙄 ? ” Oke.. simak cerita perjalanan saya ya.. Postingan ini juga sekaligus menjawab beberapa pertanyaan temen2 di Bandung, Malang dan Jember yg kemaren YM-an ma saya 😉 . Kebetulan pas di perjalanan saya nyalain YM di hape n make status mesej ’OTW ke Lamongan’. Jadinya pada banyak yang nanyain apa yang sedang saya tuju disana. Soto Lamongan-kah? Mancing lele-kah? Wkekeke.. :mrgreen:

Ini adalah pertama kalinya saya ke WBL, pasti da yang ngomong gini nih.. ”Haha.. ni orang baru pertama kali ke WBL? Kacian banget.. dah berapa taun sih tinggal di Jatim? Wong ya, kota tempat tinggalnya juga gak jauh dari Lamongan :mrgreen: ” Wkakaka… belum2 udah su’udzon, piye seh Atiq ini 👿 Husssh, dilarang su’udzon!! Maaph2! Sebenernya dulu2 udah sering diajakin ke sana oleh keluarga dan temen2, tapi saya-nya aja yang gak suempeet… berkutat terus ma kuliah en nyekripsi, jadi ya nolak terus. Kesempatan untuk mencoba berkunjung ke sana pun datang kembali dan itu adalah sekarang. Ayah ada acara kantor (perpisahan dua orang staf-nya yang pensiun), then saya dan mama diajakin juga deh.. Cuma kami nggak ikut rombongan bis kantor melainkan bawa kendaraan sendiri. Asyik khan, gak perlu sungkan ma orang-orang kantornya Ayah 😛 . Kapan lagi seh menjajal keluar bareng ortu dan berasa jadi anak tunggal :mrgreen: (adek2ku kuliah en sekolah jadinya mereka kagak ikut), ntar kalo dah kerja or ambil kul lagi (apalagi kalo dah merit 😳 ), mana bisa saya ngrasain suasana kekeluargaan seperti ini.. 🙄 Qe..qe..qe.. *lebay*. Tak menyia-nyiakan waktu jadi pengangguran (kata Bung Yodama, pesantren = pengangguran santai tapi keren). 😛

WBL (Wisata Bahari Lamongan), adalah wahana rekreasi semacam Dufan (Dunia Fantasi di Jakarta) dan Jatim Park (kalo di Malang). Bedanya, wahana rekreasi ini ada di dekat Tanjung Kodok, Lamongan. Jadi lokasi wahana rekreasinya ada di tepi pantai. WBL ini sama orang Jawa Timur sering disebut sebagai Jatim Park 2. Maklum adik kandungnya Jatim Park Malang :D. Permainannya nggak selengkap dan sekeren Dufan sih.. Tapi ada kelebihannya. Pemandangannya, keren!! Beach Beautiful View gitu…*memandang laut sambil membayangkan ada iringan lagu ”Pure Shores”-nya All Saints (OST-Beach)*. Yup, lautnya lebih bagus ketimbang Ancol. Subhanallah… gak henti-hentinya saya bertasbih ketika memandang pantai yang sedemikian tenang dan indah. Lautnya biruuu… (gak seperti Kenjeran Surabaya yang gak ada indah-indahnya, hehe.. soalnya pantai-nya kotor.. item dan banyak sampahnya..). Ya ampyiuuun… kapan ya Surabaya bisa punya pantai indah kayak gitu?? Pasti pas jaman baheula dulu… 🙄

Saya berangkat dari rumah pukul 07.30 melalui rute sebelah utara kota tempat tinggal saya (Krian, red). Lewat Legundi, trus Gresik (Cerme-Sedayu) dan akhirnya Lamongan. Perjalanan ini memakan waktu kurang lebih satu setengah jam-an. Jauh juga sih.. Tapi akan terasa lebih jauh lagi bila memilih jalur Krian-Surabaya-Gresik-Lamongan (perlu diketahui jarak Sby-Lamongan mencapai kurang lebih 70 km). Perjalanan yang seru. Jalan yang dilalui adalah jalan raya kecil yang sepi dan berkelok-kelok. Pada sisi kanan-kiri jalan terdapat banyak tambak ikan. Tepatnya adalah petak-petak persawahan yang beralih fungsi menjadi tambak. Jadi para peternak ikannya disebut sebagai petani tambak gitu. Ada banyak bukit di Gresik sini, terutama bukit kapur! Keren!! Yang belum pernah liat tambak dan bukit kapur bisa liat skrinsut dibawah ini..

Tambak Ikan

Tambak Ikan

Bukit Kapur

Bukit Kapur

DSC02047 crop

A cup of coffee, teman yang tepat saat membaca buku

Anda suka kopi? Saya suka.. namun gak sampe addicted gitu sih .. Kopi yang jadi favorit saya adalah kopi instan yang telah dicampur krim dan sedikit gula. Bayangkan di sore hari anda menyempatkan untuk membaca buku dengan ditemani secangkir kopi panas. Atau terkadang pas pagi hari anda mantengin layar kompie atau notebook sambil menyeruput kopi hangat. Hmmm… betul-betul nikmat banget :D… suasana yang cukup membuat saya PeWe (baca: posisi wuenaaak).. Walau begitu saya membatasi pemasukan porsi kafein dalam tubuh saya. Saya nggak pengen sampe ketagihan buanget. Jadinya seminggu paling minum kopinya 2-3 kali aja. Coz pengalaman nih, saya pernah saban hari minum kopi (karena minggu-minggu UAS) dan dalam satu cangkirnya saja saya masukkan 2 sachet kopi krim.. Alhasil, jantung jadi berdebar-debar kencang.. Masak pas ngerjain ujian jadi gak konsen gara2 jantungnya deg-degan mulu… wkekeke.. kapok deh..

Heran, dulu saya sebenarnya nggak seberapa suka kopi lho! Tiap ada cake rasa mocca atau semacam tiramisu gitu saya gak doyan, menghindar terus . Namun, waktu kelas 3 SMP nyoba-nyoba minum kopi (saat itu kopi yg saya minum adalah yang warnanya item pekat alias kopi tubruk) buat menghilangkan kantuk.. Begadang buat belajar nih ceritanya… Upps..gak taunya lama-lama jadi suka en kebiasaan. Tiap ada ujian yang mengharuskan saya begadang saya langsung bikin secangkir kopi buat nemenin saya melahap buku-buku. Saya pun nyobain kopi yang dicampur krim, then… langsung jatuh hati-lah saya.. hehehe.. dan diriku pun tak pernah menyentuh kopi tubruk lagi 😛 Ternyata kopi itu enak.. Menghirup aromanya saja sudah bikin mood-ku jadi better. Dan akhirnya bisa ditebak saya pun gak benci lagi sama cake tiramisu atau yang berasa kopi-kopi gitu. Gak jadi benci lagi.. Weleh, ini mah benci jadi cinta ya… 😛

Apalagi di bangku kuliah, saya semakin jatuh cinta sama kopi. Pas di kosan, saya suka bikin kopi dalam cangkir favorit saya yang berukuran kecil. Trus temen-temen di kos pada ikutan nyicip n ketularan bikin juga buat nemenin belajar. Hehehe… saya ini kok ya bawa virus menular ginih.. Virus baik atau virus buruk ya??? Tapi tak selamanya minuman favorit saya kopi mulu,, saya juga suka nge-teh dan suka minum susu hangat. Namun yg number one yah itu tadi, kopi! biasanya macem kopi yang suka adalah vanilla late, cappuccino, moccacinno, sama chococinno.. Hmmm… baik panas ato dingin (ice) semuanya saya suka. Kalo pas makan bareng ma keluarga dulu sukanya pesen ntuh (papa dan saya terutama yg suka kopi), tapi akhir-akhir ini saya beralih pada jus strawberry atau es teh manis :).. mengurangi kecanduan pada kopi.. hik..hik 😀 !!

Well, barusan iseng-iseng tanya Mbah Gugel tentang manfaat dari a cup of coffee, jawabannya bejibuuun… Wow, coffee-lover itu ternyata banyak banget.. Bahkan ada yang bikin komunitas tersendiri sebagai pecinta kopi. Sampe cara bikin kopi yang bermacam-macam pun juga dibeberkan.. Hmm,, tiap citarasa kopi yang berbeda-beda itu ternyata mempunyai rahasia tersendiri dalam pembuatannya ;) . (lebih…)

Munsyid: Epicentrum

Bila yakin tlah tiba
Teguh di dalam jiwa
Kesabaran menjadi bunga
Sementara waktu berlalu
Penantian tak berarti sia-sia
Saat perjalanan adalah pencarian diri

Laksana Zulaikha
Jalani hari
Sabar menanti
Yusuf Sang Tambatan Hati
Di penantian mencari diri
Bermohonkan ampunan dipertemukan….

Reff:
Segera kan ku jemput engkau bidadari
Bila tiba waktu kutemukan aku, ya Ilahi Robbi..
Keras ku mencari.. diri, sepenuh hati
Teguhkanlah ku di langkah ini
Di pencarian hakikat diri
Dan ijinkan ku jemput bidadari
Tuk bersama menuju-MU,
mengisi hari

Kini yakin tlah tiba
Teguh di dalam jiwa
Kesabaran adalah permata
dan waktu terus berlalu

Penantian tak berarti  sia-sia
Saat perjalanan adalah pencarian diri

Laksana Adam dan Hawa
Turun ke bumi
Terpisah jarak waktu
di penantian mencari diri
Bermohonkan ampunan dipertemukan


Bidadari tlah menyentuh hati
Teduhkan nurani
Bidadari tlah menyapa jiwa
Memberikan makna

Nasyid ini spesial kupersembahkan untuk Mas sepupu-ku yang besok Jum’at akan melangsungkan akad nikahnya… 🙂

        Baarakallahu laka,
        wa baaraka 'alayka,
        wajama'a baynakumaa fii khoir...

        "Semoga Allah memberi berkah kepadamu dan atasmu
        serta mengumpulkan kamu berdua [pengantin laki-laki dan perempuan]
        dalam kebaikan"

NB: Nasyid ini bisa didenger di MP saya sinih.. 

Laman Berikutnya »