Desember 2010


Bismillahirrahmanirrahim….

Say with flower . Ungkapan itu pasti udah nggak asing lagi dong buat kita. Ada yang mengerti apa yang ada di balik bunga, sehingga sampai dibikin ungkapan seperti itu? sebegitu spesialkah bunga? *kok jadi maen tebak-tebakan* hehehe… Semua cewek atau wanita pastilah suka dengan bunga (ada yang tidak suka? hayoo ngacung ).

Nah,, untuk kesempatan kali ini saya pingin berbagi ilmu tentang membuat kerajinan dari flanel dengan tema bikin “Bunga” :mrgreen:

Bisa dibikin bros, gantungan kunci, gantungan hape, dsb… Coba yuuk ^^
Step-stepnya sebagai berikut:

1. Pertama persiapin dulu bahan-bahan yang diperlukan seperti gambar dibawah ini:

* Gunting
* Kertas untuk bikin pola
* Pensil untuk menggambar
* Lem UHU atau lem serbaguna
* Kain Flanel (sebuah bunga make dua macam warna)
* Kapas Dakron
* Benang dan jarum

2. Bikin pola bunga dan lingkaran kecil seperti gambar dibawah ini (kalo perlu diprint dan digunting, kekekeke…)

pola bunga

pola lingkaran kecil

 

(lebih…)

Iklan

Terinspirasi makanan ala negeri Sakura, pas makan di Hokben.. paling suka dg menu beef teriyaki, tapi harga seporsinya agak mahal… Eh pas ke swalayan nemu saus teriyaki.. Ya udah, bikin sendiri ajah, lebih murah ^^

Mantep banget kalo dijadiin bento (bekal) dengan tambahan chicken katsu (ato bisa jg chicken nugget)

Ni dia resep ala chef atikquen :)) , silakan dicoba…

Bahan:
100 gram daging sapi, iris tipis-tipis
3 sdm saus teriyaki
1 buah bawang bombay, iris-iris
2 buah bawang putih, cincang halus
1/2 buah paprika (bisa merah atau hijau)
Garam sedikit (kurang lebih 1/2 sdt, soalnya saus teriyakinya dah mengandung garam dan kecap asin)

Cara membuat:
1. Rendam irisan daging ke dalam saus teriyaki selama 10 menit
2. Panaskan sedikit minyak goreng di penggorengan dan tumis bawang putih serta bawang bombay sampai harum
3. Masukkan daging bersama saus teriyaki dan tambahkan garam serta paprika, lalu aduk-aduk sampai matang.
4. Angkat dan sajikan bersama nasi hangat ^^

 

Nah, contoh penyajiannya kayak gini nih:

untuk 3 porsi

Recipe n Photo By: Atik Savitri R.

 

Biar buku-buku kita awet, ga gampang lecek, kita memang harus rajin merawatnya, kalo ga dirawat, jangan harap deh buku kita bakal awet, pasti lecek-lecek, berlipet-lipet ga karuan, waduh baca bukunya jadi males kalo wujud bukunya aja amburadul. Kalo buku kita rawat, rapih, bacanya juga seneng, serasa baca buku baru, padahal buku dah lama kita beli. Cara merawat buku gini ya…

1. Pastikan tempat buku tidak lembab dan memiliki sirkulasi udara yang memadai. Untuk mendapatkan udara yang cukup, tempat buku harus memiliki jendela atau lubang keluar-masuk udara secara cukup.

2. Usahakan letak buku tidak berdekatan dengan lantai. Artinya tempat buku jangan di bagian paling bawah lemari. Pilihlah tempat yang memungkinkan buku enak dilihat dan mudah dijangkau. Pilihan bisa di bagian tengah atau atas.

3. Posisi buku sebaiknya berdiri dan berjajar ke samping. Posisi ini memungkinkan udara masuk ke sela-sela buku lewat celah lembaran. Jika posisi buku bertumpuk dikhawatirkan udara tidak bisa masuk dan mempercepat kelembaban.

4. Taburlah kamper di sela-sela buku atau di pojok-pojok lemari. Fungsi kamper untuk mengusir ngengat dan mengurangi bau tak sedap.

5. Lakukan rotasi posisi buku setiap dua pekan sekali. Jika memungkinkan keluarkanlah buku-buku dari lemari dan letakan selama sehari di luar lemari. Bisa di atas meja atau di ruang terbuka yang tidak lembab.

6. Tak ada salahnya memberi lampu khusus dalam lemari buku hingga buku mendapat cahaya yang cukup. Sinar lampu menghambat ngengat masuk ke sela-sela buku.

7. Cara paling aman adalah membungkus buku dalam kemasan plastik dan ditaburi kamper.

8. Khusus buku langka berusia di atas 100 tahun yang lengket antar satu halaman dengan halaman lain tidak perlu dipaksa memisahkannya. Ada cara tersendiri. Rendamlah kertas yang lengket itu ke dalam air selama setengah jam. Lalu angkat dan angin-anginkan di tempat sejuk. Jangan sekali-kali menjemur di bawah terik matahari agar kertas tidak bergelombang setelah kering.

—————————————————————————–

Beri Sampul Buku

1. Siapkan dulu sampul plastiknya, Kalo bukunya tebal/hard cover, pake aja sampul plastic yang agak tebal. Tapi kalo buku yang tipis-tipis, pakelah sampul plastic yang tipis. Lebih asyik pake sampul plastic yang meteran, jangan yang satuan, yang meteran lebih bagus dan lebih tebal.

2. Buatlah label buku yang berisi identitas pemilik buku, biar kalo ada yang pinjem mudah mengembalikannya. Tempel di setiap buku, jarak nempelin labelnya seragam ya, jangan buku yang satu labelnya diatas, yang satu dibawah, tar mata kita naik turun lihat label bukunya kan repot.

3. Kalo label buku dah ditempel, kemudian baru kita menyampul buku, lap dulu bagian luar buku, biar debu dan kotoran ilang, sehingga sampul plastic bisa nempel erat di bagian luar buku.

Susun buku-buku di rak

* Penyusunannya sih terserah sesuai selera masing-masing/sesuai bentuk rak yang ada. Tapi agar nyaman saat kita mau mengambil buku, lebih enak buku disusun dalam posisi berdiri,kalo pas kita ngambil buku gampang ambilnya. Susun mulai dari buku yang besar, baru kemudian yang kecil. Kalo buku kita lumayan banyak, simpan berdasarkan kategori masing-masing buku.

* Simpan Rak Buku di tempat yang terkena sinar matahari sehingga buku kita ga lembab, beda kalo rak kita simpan di tempat yang lembab, dijamin buku kita lembab, ketika dipegang kertas gampang sobek, trus tiap halaman buku bakal bergelombang bentuknya.

Bersihkan buku dari debu secara teratur

Kalo rak buku kita tertutup, enak, kita ga perlu repot bersihkan debu, tapi kalo bentuk rak yang terbuka, rajin-rajinlah membersihkan debu, jangan sampe debu menempel lama dibuku, terutama di bagian atas buku, nanti halaman buku bisa cepat berwarna agak kecoklatan.

Sumber: notes pustaka imam Syafi’i

Photo: taken by me.. rak kecil di kamarku (1,5th yg lalu)

Mama pulang dari Kebun Argo Malang dan membawakan oleh2 buatku: strawberry dan berry hitam, hmmm enaknya dibikin apa??? dijus mah biasa.. akhirnya iseng2 bikin ini… eh jd juga 😛

Its Contains: Milk Pudding, Blueberry pudding, and strawberry Pudding

Ingredients:
Bahan:

Lapisan bawah (milk pudding)
1. 1 bungkus agar-agar putih
2. 3 gelas air
3. 7 sdm susu kental manis
4. 250 gr gula pasir

Lapisan tengah (blueberry pudding)
1. 1 bugkus agar-agar putih/tanpa warna
2. 200 gram gula pasir
3. 80 gram buah arbei hitam atau blueberry, bisa juga alternatif lain, diganti selai blueberry yang diencerkan dengan air
4. 3 gelas air

Lapisan atas (strawberry pudding)
1. 1 bungkus agar-agar putih atau bisa jg agar-agar rasa strawberry
2. 200 gram gula pasir
3. 75 gram buah strawberry, potong-potong
4. 5 sdm susu kental manis
5. 3 gelas air

cetakan loyang (jika menghendaki ukuran besar) atau bisa juga cup plastik bentuk variasi (untuk ukuran kecil-kecil)

Hiasan: 50 gram strawberry, iris-iris

Directions:
Lapisan bawah:
* Campur air dan susu kental manis.
* Siapkan panci dan masukkan agar-agar, gula, dan susu, aduk-aduk. Masak diatas kompor hingga mendidih, angkat.
*Tuang adonan ke dalam loyang atau cetakan, biarkan sedikit memadat.

Lapisan tengah:
*Buah blueberry/ arbei hitam dimasukkan blender, tambahkan 1 gelas air dan 2 sdm gula, haluskan.
*Siapkan panci dan masukkan 1 bungkus agar-agar kedalamnya. Tambahkan gula, air, serta jus blueberry/ arbei hitam ke dalam panci tersebut, aduk-aduk dan masak diatas kompor hingga mendidih, angkat.
* Tuang adonan tersebut ke dalam cetakan yang telah diisi lapisan bawah. Biarkan sedikit memadat.

Lapisan atas:
* Buah strawberry dipotong-potong dan dimasukkan dalam blender
* Masukkan juga susu kental manis dan 1 gelas air, haluskan.
* Siapkan panci dan masukkan 1 bungkus agar-agar kedalamnya. Tambahkan gula, air, serta jus strawberry ke dalam panci tersebut, aduk-aduk dan masak diatas kompor hingga mendidih, angkat.
* Tuang adonan tersebut ke dalam cetakan atau loyang yang telah diisi lapisan bawah dan tengah. Biarkan memadat.

Sajikan dingin dengan saus vla dan hias dengan potongan buah strawberry diatasnya..

^^ Silakan mencoba dan menikmatinya….

 

Resep n Photo By:  Atik Savitri R.