Desember 2008


Teruntuk malaikat yang telah menemaniku hidup di dunia ini…

gambar-ibu

Selamat Hari Ibu

22 Des

I’ll always love u, Mom…

Meskipun aku tahu,, rasa sayang ini belumlah sebanding dengan kasih sayangmu…. 😥

Iklan

Di luar hujan deras sekali, dingin.. dan di sini (ruang duduk, red) saya sibuk mengetik sesuatu di notebook putih kecil saya sambil ditemani secangkir kopi hangat dan jagung bakar. Lagu Sheila On Seven ”Yang Terlewatkan” mengalun lembut di headset yang terhubung dengan notebook. Hmmm… apa yang ingin saya posting kali ini?? Bukan hujan, bukan kopi (khan dua-duanya udah pernah diposting disini ya..), bukan jagung bakar, bukan pula lagu yang sedang kudengarkan.. 😛 Trus?

Saya mau me-report acara jalan-jalan saya kemaren di Lamongan, tepatnya di WBL (Wisata Bahari Lamongan). Saya ingin memperkenalkan salah satu tempat wisata di Jawa Timur pada para pengunjung dunia maya.. Bagi yang tinggal di Jawa Timur mungkin udah gak asing dong dengan WBL, tapi buat yang tinggal di luar Jatim mungkin akan bertanya, ”Apa itu WBL 🙄 ? ” Oke.. simak cerita perjalanan saya ya.. Postingan ini juga sekaligus menjawab beberapa pertanyaan temen2 di Bandung, Malang dan Jember yg kemaren YM-an ma saya 😉 . Kebetulan pas di perjalanan saya nyalain YM di hape n make status mesej ’OTW ke Lamongan’. Jadinya pada banyak yang nanyain apa yang sedang saya tuju disana. Soto Lamongan-kah? Mancing lele-kah? Wkekeke.. :mrgreen:

Ini adalah pertama kalinya saya ke WBL, pasti da yang ngomong gini nih.. ”Haha.. ni orang baru pertama kali ke WBL? Kacian banget.. dah berapa taun sih tinggal di Jatim? Wong ya, kota tempat tinggalnya juga gak jauh dari Lamongan :mrgreen: ” Wkakaka… belum2 udah su’udzon, piye seh Atiq ini 👿 Husssh, dilarang su’udzon!! Maaph2! Sebenernya dulu2 udah sering diajakin ke sana oleh keluarga dan temen2, tapi saya-nya aja yang gak suempeet… berkutat terus ma kuliah en nyekripsi, jadi ya nolak terus. Kesempatan untuk mencoba berkunjung ke sana pun datang kembali dan itu adalah sekarang. Ayah ada acara kantor (perpisahan dua orang staf-nya yang pensiun), then saya dan mama diajakin juga deh.. Cuma kami nggak ikut rombongan bis kantor melainkan bawa kendaraan sendiri. Asyik khan, gak perlu sungkan ma orang-orang kantornya Ayah 😛 . Kapan lagi seh menjajal keluar bareng ortu dan berasa jadi anak tunggal :mrgreen: (adek2ku kuliah en sekolah jadinya mereka kagak ikut), ntar kalo dah kerja or ambil kul lagi (apalagi kalo dah merit 😳 ), mana bisa saya ngrasain suasana kekeluargaan seperti ini.. 🙄 Qe..qe..qe.. *lebay*. Tak menyia-nyiakan waktu jadi pengangguran (kata Bung Yodama, pesantren = pengangguran santai tapi keren). 😛

WBL (Wisata Bahari Lamongan), adalah wahana rekreasi semacam Dufan (Dunia Fantasi di Jakarta) dan Jatim Park (kalo di Malang). Bedanya, wahana rekreasi ini ada di dekat Tanjung Kodok, Lamongan. Jadi lokasi wahana rekreasinya ada di tepi pantai. WBL ini sama orang Jawa Timur sering disebut sebagai Jatim Park 2. Maklum adik kandungnya Jatim Park Malang :D. Permainannya nggak selengkap dan sekeren Dufan sih.. Tapi ada kelebihannya. Pemandangannya, keren!! Beach Beautiful View gitu…*memandang laut sambil membayangkan ada iringan lagu ”Pure Shores”-nya All Saints (OST-Beach)*. Yup, lautnya lebih bagus ketimbang Ancol. Subhanallah… gak henti-hentinya saya bertasbih ketika memandang pantai yang sedemikian tenang dan indah. Lautnya biruuu… (gak seperti Kenjeran Surabaya yang gak ada indah-indahnya, hehe.. soalnya pantai-nya kotor.. item dan banyak sampahnya..). Ya ampyiuuun… kapan ya Surabaya bisa punya pantai indah kayak gitu?? Pasti pas jaman baheula dulu… 🙄

Saya berangkat dari rumah pukul 07.30 melalui rute sebelah utara kota tempat tinggal saya (Krian, red). Lewat Legundi, trus Gresik (Cerme-Sedayu) dan akhirnya Lamongan. Perjalanan ini memakan waktu kurang lebih satu setengah jam-an. Jauh juga sih.. Tapi akan terasa lebih jauh lagi bila memilih jalur Krian-Surabaya-Gresik-Lamongan (perlu diketahui jarak Sby-Lamongan mencapai kurang lebih 70 km). Perjalanan yang seru. Jalan yang dilalui adalah jalan raya kecil yang sepi dan berkelok-kelok. Pada sisi kanan-kiri jalan terdapat banyak tambak ikan. Tepatnya adalah petak-petak persawahan yang beralih fungsi menjadi tambak. Jadi para peternak ikannya disebut sebagai petani tambak gitu. Ada banyak bukit di Gresik sini, terutama bukit kapur! Keren!! Yang belum pernah liat tambak dan bukit kapur bisa liat skrinsut dibawah ini..

Tambak Ikan

Tambak Ikan

Bukit Kapur

Bukit Kapur

(lebih…)
DSC02047 crop

A cup of coffee, teman yang tepat saat membaca buku

Anda suka kopi? Saya suka.. namun gak sampe addicted gitu sih .. Kopi yang jadi favorit saya adalah kopi instan yang telah dicampur krim dan sedikit gula. Bayangkan di sore hari anda menyempatkan untuk membaca buku dengan ditemani secangkir kopi panas. Atau terkadang pas pagi hari anda mantengin layar kompie atau notebook sambil menyeruput kopi hangat. Hmmm… betul-betul nikmat banget :D… suasana yang cukup membuat saya PeWe (baca: posisi wuenaaak).. Walau begitu saya membatasi pemasukan porsi kafein dalam tubuh saya. Saya nggak pengen sampe ketagihan buanget. Jadinya seminggu paling minum kopinya 2-3 kali aja. Coz pengalaman nih, saya pernah saban hari minum kopi (karena minggu-minggu UAS) dan dalam satu cangkirnya saja saya masukkan 2 sachet kopi krim.. Alhasil, jantung jadi berdebar-debar kencang.. Masak pas ngerjain ujian jadi gak konsen gara2 jantungnya deg-degan mulu… wkekeke.. kapok deh..

Heran, dulu saya sebenarnya nggak seberapa suka kopi lho! Tiap ada cake rasa mocca atau semacam tiramisu gitu saya gak doyan, menghindar terus . Namun, waktu kelas 3 SMP nyoba-nyoba minum kopi (saat itu kopi yg saya minum adalah yang warnanya item pekat alias kopi tubruk) buat menghilangkan kantuk.. Begadang buat belajar nih ceritanya… Upps..gak taunya lama-lama jadi suka en kebiasaan. Tiap ada ujian yang mengharuskan saya begadang saya langsung bikin secangkir kopi buat nemenin saya melahap buku-buku. Saya pun nyobain kopi yang dicampur krim, then… langsung jatuh hati-lah saya.. hehehe.. dan diriku pun tak pernah menyentuh kopi tubruk lagi 😛 Ternyata kopi itu enak.. Menghirup aromanya saja sudah bikin mood-ku jadi better. Dan akhirnya bisa ditebak saya pun gak benci lagi sama cake tiramisu atau yang berasa kopi-kopi gitu. Gak jadi benci lagi.. Weleh, ini mah benci jadi cinta ya… 😛

Apalagi di bangku kuliah, saya semakin jatuh cinta sama kopi. Pas di kosan, saya suka bikin kopi dalam cangkir favorit saya yang berukuran kecil. Trus temen-temen di kos pada ikutan nyicip n ketularan bikin juga buat nemenin belajar. Hehehe… saya ini kok ya bawa virus menular ginih.. Virus baik atau virus buruk ya??? Tapi tak selamanya minuman favorit saya kopi mulu,, saya juga suka nge-teh dan suka minum susu hangat. Namun yg number one yah itu tadi, kopi! biasanya macem kopi yang suka adalah vanilla late, cappuccino, moccacinno, sama chococinno.. Hmmm… baik panas ato dingin (ice) semuanya saya suka. Kalo pas makan bareng ma keluarga dulu sukanya pesen ntuh (papa dan saya terutama yg suka kopi), tapi akhir-akhir ini saya beralih pada jus strawberry atau es teh manis :).. mengurangi kecanduan pada kopi.. hik..hik 😀 !!

Well, barusan iseng-iseng tanya Mbah Gugel tentang manfaat dari a cup of coffee, jawabannya bejibuuun… Wow, coffee-lover itu ternyata banyak banget.. Bahkan ada yang bikin komunitas tersendiri sebagai pecinta kopi. Sampe cara bikin kopi yang bermacam-macam pun juga dibeberkan.. Hmm,, tiap citarasa kopi yang berbeda-beda itu ternyata mempunyai rahasia tersendiri dalam pembuatannya ;) . (lebih…)

“Seseorang sejalan dan sealiran dengan kawan akrabnya, maka hendaklah kamu berhati-hati dalam memilih kawan setia.” (HR. Ahmad)

Maha Agung Allah yang telah menganugerahkan jiwa-jiwa persaudaraan buat seorang mukmin. Ada kebahagiaan tersendiri ketika hidup dengan banyak teman dan saudara seiman. Mungkin, itulah di antara bentuk keberkahan.

Namun, tidak semua pertemanan berujung kebaikan. Perlu kiat tersendiri agar niat baik pun menghasilkan yang baik.

Mengenali teman dengan baik

Islam adalah agama yang santun. Seperti itulah ketika Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa mendahului salam. Mendahului salam sangat dianjurkan Rasulullah saw., kepada yang kita kenal atau belum: “…berilah salam kepada orang yang kamu kenal dan orang yang belum kamu kenal.” (Muttafaqun ‘Alaih)

Dari salam inilah hal pertama yang bisa didapat dari calon teman adalah muslimkah dia. Paling tidak, ada gambaran sejauh mana tingkat keislaman orang itu. Karena seorang muslim yang baik paham kewajiban menjawab salam.

Setelah saling berbalas salam, jalinan perkenalan dirangsang dengan mengenalkan diri si pemberi salam terlebih dahulu. Dari situlah tukar informasi diri berlangsung lancar. Dan senyum merupakan ungkapan tersendiri yang mensinyalkan rasa persaudaraan dan perdamaian. Rasulullah saw. bersabda, “Jiwa-jiwa manusia ibarat pasukan. Bila saling mengenal menjadi rukun dan bila tidak saling mengenal timbul perselisihan.” (HR. Muslim)

ukhuwah

Namun, satu momen perkenalan itu jelas belum cukup. Butuh interaksi secara alami. Setelah itu, waktu dan jumlah pertemuanlah yang menentukan. Apakah perkenalan berlanjut pada persaudaraan. Atau sebaliknya, sekadar kenal saja. Dan keinginan kuat untuk bersaudara mesti diutamakan dari sekadar kenal. Terlebih persaudaraan karena jalinan iman dan takwa. (lebih…)

Munsyid: Epicentrum

Bila yakin tlah tiba
Teguh di dalam jiwa
Kesabaran menjadi bunga
Sementara waktu berlalu
Penantian tak berarti sia-sia
Saat perjalanan adalah pencarian diri

Laksana Zulaikha
Jalani hari
Sabar menanti
Yusuf Sang Tambatan Hati
Di penantian mencari diri
Bermohonkan ampunan dipertemukan….

Reff:
Segera kan ku jemput engkau bidadari
Bila tiba waktu kutemukan aku, ya Ilahi Robbi..
Keras ku mencari.. diri, sepenuh hati
Teguhkanlah ku di langkah ini
Di pencarian hakikat diri
Dan ijinkan ku jemput bidadari
Tuk bersama menuju-MU,
mengisi hari

Kini yakin tlah tiba
Teguh di dalam jiwa
Kesabaran adalah permata
dan waktu terus berlalu

Penantian tak berarti  sia-sia
Saat perjalanan adalah pencarian diri

Laksana Adam dan Hawa
Turun ke bumi
Terpisah jarak waktu
di penantian mencari diri
Bermohonkan ampunan dipertemukan


Bidadari tlah menyentuh hati
Teduhkan nurani
Bidadari tlah menyapa jiwa
Memberikan makna

Nasyid ini spesial kupersembahkan untuk Mas sepupu-ku yang besok Jum’at akan melangsungkan akad nikahnya… 🙂

        Baarakallahu laka,
        wa baaraka 'alayka,
        wajama'a baynakumaa fii khoir...

        "Semoga Allah memberi berkah kepadamu dan atasmu
        serta mengumpulkan kamu berdua [pengantin laki-laki dan perempuan]
        dalam kebaikan"

NB: Nasyid ini bisa didenger di MP saya sinih.. 

Bingung mau posting apa… akhirnya,, ada ide nih buat posting sms tausiyah dari para saudari muslimahku…

Semoga bermanfaat buat temen2 muslimin dan muslimah lainnya ^_^…

Bismillah… Ya Allah, muliakan saudariku ini semulia Khadijah, selembut Fatimah, seanggun Aisyah, secantik Zulaikha… Lapangkanlah jalannya, mudahkanlah urusannya… Amiien (Dari: Peri Biru)

Kepadamu kukirimkan salam terindah, salam sejahtera para penghuni surga. Salam yang harumnya melebihi kesturi, sejuknya melebihi embun pagi. Salam hangat sehangat sinar mentari waktu Dhuha. Salam sesuci air telaga Kautsar yang jika direguk akan menghilangkan dahaga selama-lamanya. Salam penghormatan, kasih dan cinta yang tiada pernah pudar dan berubah dalam segala musim dan peristiwa. (Dari: Ukhti Pipien)

YA ALLAH, muliakan saudaraku ini. Bahagiakan keluarganya berkahi rizqinya, sehatkan jasadnya, cemerlangkanlah ide dan kreativitasnya, kuatkan imannya, tinggikan derajatnya, jadikan dirinya FIISABILILLAH yg ENGKAU CINTAI, eratkanlah tali persaudaraan kami, dan kabulkanlah do’a kami. Amien… (Dari: Ukhti Farida)

MUSLIMAH SEJATI itu selalu tampak SANTAI dalam kesibukan, TERSENYUM dalam kesedihan, TAHAN di bawah tekanan, TABAH dalam kesulitan, OPTIMIS di depan tantangan & tetap SEMANGAT! So, Be Th3 B3ST! (Dari: Ukhti Wina)

Cerahnya mentari, hadirkan kerinduan di hati, tuk dapat berbagi kata dalam cerita, dalam hangatnya tali ukhuwah… Semoga ada senyum di esok hari… 😉 (Dari: Ukhti Aulia)

Wanita cantik melukis kekuatan lewat masalahnya, tersenyum saat tertekan, tertawa disaat hati sedang menangis, memberkahi saat terhina, mempesona karena memaafkan… Wanita cantik mengasihi tanpa pamrih dan bertambah kuat dalam doa dan pengharapan…, ini dikirim untuk setiap wanita cantik kepunyaan Allah SWT. (Dari: Ukhti Farida)

Rabbi, jadikanlah kehidupan kami rangkaian kebaikan, ketakwaan kepadaMu sebagai penjagaan, keyakinan padaMu, kekuatan dalam ujian, ketawakalan kepadaMu, pertolongan dalam kehidupan, hati yang bersyukur sebagai penambah kenikmatan. (Dari: Peri Biru)

Ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan cinta kepada-Mu, bertemu untuk taat kepadaMu, bersatu untuk berdakwah di Jalan-Mu, dan berjanji setia untuk membela syariat-Mu, maka kuatkanlah ikatannya Ya Allah… Abadikanlah kasih sayangnya, tunjukkanlah jalannya dan penuhilah dengan cahaya-Mu yang tak akan redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan indahnya tawakkal kepada-Mu, hidupkanlah dengan ma’rifah-Mu dan matikanlah dalam syahid di jalan-Mu. (Dari: Ukhti Farida)

Hidup itu adalah rangkaian perjuangan demi perjuangan, maka jangan ada kata menyerah, putus asa dan sia-sia.. Tetaplah tegar meski yang lain berguguran, tetaplah tersenyum meski perjuangan ini terasa pahit dan berliku.. Karena Dia tak kan menyia-nyiakan perjuangan kita. Selamat berjuang ya adik2ku.. 🙂 Semoga Allah berikan kemudahan. (Dari: MR-ku)

Pribadi berzikir: Allah tujuannya; Rasul teladannya; Bumi masjid baginya; Bicaranya dakwah; Diamnya zikir; Nafasnya tasbih; Matanya penuh kasih sayang; Telinganya terjaga; Pikirannya baik sangka; Hatinya selalu berdoa untuk kebaikan; Tangannya bersedekah; Kakinya berjihad; Kekuatannya silaturahim; Strateginya sabar; Cita-citanya syahid di jalan Allah; Kesibukannya hanya asyik memperbaiki dirinya. (Dari: Ukhti Ratna)

sTaR haS 5 endS..

sQuaRe haS 4 endS..

3AngLe haS 3 endS..

linE haS 2 endS…

Life haS 1 endS..

buT I hoPe

Our uKhuWah has nO endS…

InsyaAllah 😉 (Dari: Ukhti Tasmi)

Untuk sebuah ukhuwah berharap kan abadi… Untuk sebuah ketulusan hati kian putih dengan keikhlasan… Hadapi hidup dengan kebesaran hati,,, Karena semua berhikmah… Keep ur spirit!! 🙂 (Dari: Ukhti Wina)

Ukhuwah bukan terletak pada pertemuan. Bukan pada manisnya ucapan. Tapi ukhuwah terletak pada ingatan seseorang terhadap saudaranya di dalam setiap doanya. Saling mendoakan ya Ukhti… 😉 (Dari: Peri Biru)

Kami di sore hari di atas fitrah islam, di atas kalimat ikhlas, di atas agama nabi kami: Muhammad SAW dan diatas millah bapak kami: Ibrahim yang hanif. Dan dia bukan termasuk golongan orang2 musyrik… Ya Allah, sesungguhnya aku di sore hari dariMu dalam kenikmatan, kesehatan, dan perlindungan. Maka sempurnakanlah bagiku kenikmatan, kesehatan dan perlindunganMu di dunia & akhirat. (Dari: MR-ku)

Trims untuk semua kenangan yang terukir, kerja keras n sopan santun yang kalian ajarkan. Thanks telah mewujudkan mimpiku untuk merasakan hidup sebagai adik dari kakak-kakak yang hebat seperti kalian. Salam persaudaraan selalu, semoga Allah memudahkanlah langkah kita meraih cita-cita. Amin. (Dari: Ukhti Wina)

Allah tahu kita inginkan sesuatu, jadi Allah pasti memberi.. meskipun tidak pada waktu yang kita inginkan, karena Allah lebih tahu waktu yang terbaik untuk mencurahkan karunia pada hamba-Nya. (Dari: Ukhti Wina)

Sobat, malam ini kita semua memang letih,, tetapi ada kekuatan yang akan membuat kita bertahan untuk terus berkonsentrasi menyelesaikan tanggung jawab kita: KEYAKINAN UNTUK SUKSES!!! (Dari: Ukhti Wina)

Kejenuhan boleh mewarnai kebersamaan kita karena itu wajar n manusiawi, tapi semangat tak boleh berhenti berkobar. Chayo, Sobat.. Qta lalui detik-detik terakhir perjuangan dengan usaha yang tak kenal lelah n putus asa. Allahu Akbar!!! (Dari: Ukhti Wina) (lebih…)

Hari ini iseng bikin cemilan sore di rumah. Saya nyoba bikin lumpia basah. Tapi berhubung saus tauco-nya nggak ada, jadinya diganti saus kacang deh..

lumpia basah

Bahan:

Kulit lumpia:

  • 200 gr tepung terigu
  • 2 butir telur, kocok
  • 1 sdm mentega dicairkan
  • 1/2 sdt garam
  • 500 ml air

Isi:

  • 1 bungkus bihun jagung, rebus sebentar lalu tiriskan
  • 4 buah wortel, diiris panjang-panjang seperti batang korek api
  • 1 ons udang, cincang kasar
  • 1 ikat daun seledri, cincang
  • 3 batang bawang prey/ daun bawang, potong-potong
  • 6 siung bawang putih
  • 5 siung bawang merah
  • pala sedikit
  • 1 sdm merica
  • 1 sdm garam
  • 1/2 sdm gula (lebih…)