Assalamu’alaikum wr. Wb.

Ukhti sayang, bagaimana kabar keimanan hari ini?

Semoga Allah selalu menguatkannya dari waktu ke waktu, terutama pada sepuluh malam terakhir di bulan ramadhan ini.

Ya, tak terasa bulan mulia ini akan segera berakhir. Parade kebarokahan dan kebaikan yang berlipat-lipat ganda menjelang usai. Sebuah bulan yang kepergiannya selalu diiringi tangis para pencintanya. Sebuah bulan yang keberlaluannya selalu menghadirkan kerinduaan hingga para pencintanya selalu berharap setiap bulan adalan ramadhan. Hari-hari dimana siang-siangnya adalah siang-siang yang utama, malam-malamnya adalah malam-malam yang utama. Setiap detiknya adalah desiran udara syurgawi yang harganya tak terperi…

Saudariku sayang,

Di akhir bulan kemuliaan ini, jangan sampai tertipu hiruk pikuk menjelang ‘idul fitri (baju baru, sepatu baru, kue-kue nikmat, kesempatan untuk dapat melampiaskan nafsu lagi??) Sebuah hari kemenangan… bagi siapa? Benarkah kita adalah pemenang pada bulan suci ini? Benarkah kita adalah orang-orang yang sangat layak merayakannya? Benarkah kitalah orang-orang bertaqwa itu? Kitakah yang dosa-dosanya terampuni dan terbebas dari api neraka? Kebaikan dan perbaikan apa yang telah kita peroleh sejauh ini? Ataukah kita hanya penggembira yang sejatinya tidak mendapatkan apapun selama bulan yang penuh barokah ini?

Adik-adikku sayang,

Siapa yang mampu menjamin kita dapat bertemu ramadhan di tahun depan? Menyiakan ramadhan sama halnya dengan menggadai usia berharga kita dengan penyesalan tak berkesudahan di akhirat kelak. Mumpung masih di berada di penghujung ramadhan ini. Kasih sayangNya teramat luas, hanya Dialah yang MAHA Pengasih, MAHA Pemurah, MAHA Lembut, sayaaaaaang sekali dengan hambaNya, dekaaaaaaat sekali dengan hambaNya, senaaaaaaang sekali diminta oleh hambaNya. Pemilik kesabaran yang kesabaranNya tiada berkurang saat kita lalai. Yang begitu setia menunggu kita dengan tangan terbuka dan siap untuk memeluk. Yang rinduuuuuu sekali hamba-hambaNya untuk kembali pada jalanNya.

“Apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permononan orang yang berdoa bila ia memohon padaKu. Maka, hendaklah mereka beriman kepadaKu agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. 2:185)

Rasulullah bersabda, “Allah SWT akan turun ke langit dunia setiap malam ketika sepertiga malam terakhir seraya berfirman: Siapa yang berdoa padaKu, maka Aku akan menerima permintaannya. Siapa yang memohon ampun padaKu, maka akan Aku ampuni.. (HR. Bukhari dan Muslim)

“Wahai manusia, sesungguhnya dirimu tergadai dengan amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Sesungguhnya punggung-punggungmu berat karena beban dosamu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.”

Semoga kesungguhan kita di sepuluh malam terakhir ini mampu menghadirkan limpahan rahmatNya sehingga kita terbebas dari nerakaNya. Semoga istighfar kita cukup lembut agar bisa membujukNya mengugurkan dosa-dosa kita. Semoga rangkaian doa kita cukup tulus untuk merayuNya agar disayang, dipelihara, dan dicintaiNya.

Wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Dengan cinta tulisan ini dibuat


Juditha AlFatih

(http://judithalfatih.multiply.com)