Lagi bingung mo bikin takjil apa untuk keluarga tercinta?? ada cake lembut dan gurih nih yang bisa menjadi salah satu ide untuk menu takjil nanti.. silakan dicoba ^_^

Bahan:

1 1/2 ons tepung terigu
1 1/2 ons gula pasir
2 ons kentang kukus dihaluskan
2 sdm susu bubuk
1/2 sdt vanili
4 butir telur ayam
2 ons mentega (dicairkan)
1 ons kismis (variasi sesuai selera)
Keju cheddar (taburan) secukupnya

Cara membuat :
1. Telur + gula + vanili dikocok sampai putih (mengembang), kemudian setelah itu masukkan kentang halus, susu bubuk. Aduk-aduk dg mixer. Setelah mixer dimatikan, masukkan terigu dan mentega, aduk sampai merata.
2. Siapkan loyang yang telah diolesi mentega dan sedikit taburan terigu, masukkan adonan ke dalam loyang.  Taburi dg kismis dan keju parutan. Oven dengan suhu 180 derajat C selama sekitar 40 menit.Potong2 dan  sajikan hangat..

Resep n photo by: Atik Savitri R.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

قَالَ رَسُوْلُ الله صلي الله عليه وسلم كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

“Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan yaitu kegembiraa ketika dia berbuka dan kegembiraan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.”“[1]

Betapa istimewanya hadits ini. Di dalamnya diterangkan amalan secara umum dan puasa secara khusus. Diuraikan pula tentang keutamaan, keistimewaan, pahala (sekarang atau kemudian hari), hikmah dan tujuan puasa. Inilah salah satu contoh betapa luas karunia dan kebaikan Allah ‘Azza wa Jalla kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Allah ‘Azza wa Jalla membalas satu kesalahan dan penyimpangan dengan balasan yang sesuai dengan kesalahan itu. Sedangkan ampunan Allah ‘Azza wa Jalla lebih banyak dari padanya. Adapun kebaikan, paling sedikit, satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat dan akan semakin bertambah sesuai dengan sebab-sebabnya.

Hadits ini juga menerangkan hikmah pengkhususan, bahwa orang yang berpuasa ketika meninggalkan semua yang disukai oleh hawa nafsunya yang memang diciptakan dengan tabiat (watak, kebiasaan) sangat menyukainya, bahkan cenderung mendahulukannya dari apapun juga, apalagi jika hal itu merupakan kebutuhan pokok namun dia justru mengedepankan kecintaannya kepada Rabb-nya diatas kesenangan tersebut. Oleh sebab itulah Allah ‘Azza wa Jalla mengkhususkan amalan ini untuk diri-Nya dan Dia sendiri yang memberi pahala orang-orang yang berpuasa.

Ditegaskan pula bahwa puasa yang sempurna adalah ketika seseorang meninggalkan dua perkara yaitu, Pertama, Meninggalkan semua perkara yang yang membatalkan puasa seperti makan, minum, bersetubuh dan semua yang semisalnya (dalam kategori membatalkan puasa secara dzahir). Kedua, Meninggalkan semua yang menyebabkan berkurangnya pahala amalan itu seperti melakukan rafats (perbuatan keji), berteriak-teriak (bertengkar) dan mengerjakan atau mengucapkan kata-kata yang diharamkan, menjauhi semua bentuk kemasiatan, pertengkaran dan berbantah-bantahan yang menimbulkan permusuhan.

(lagi…)

Dianjurkan bagi orang yang akan melaksanakan ibadah puasa untuk memperhatikan adab-adab berikut ini :

a. SahurDari Anas r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Bersahurlah ; karena di dalam santap sahur itu terdapat barakah.”(Muttafaqun ‘alaih : Fathul Bari IV: 139 no:139 no:1923, Muslim II :770 no:1095, Tirmidzi II: 106 no: 703, Nasa’i IV:141 dan Ibnu Majah I:540 no:1690).

Sahur, dianggap sudah terealisir, walaupun, berdasar hadits dari Abdullah bin Amr r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Bersahurlah, walaupun sekedar seteguk.” (Shahih: Sahihul Jami’us no:2945 dan Sahih Ibnu Hibban VIII : 224 no:884).

Dianjurkan mengakhirkan santap sahur, sebagaimana ditegaskan dalamhadits, dari Anas dari Zaid bin Babit r.a. ia berkata: Kami pernah bersantap sahur bersama Nabi saw. , kemudian beliau mengerjakan shalat,lalu aku bertanya (kepada Beliau), “Berapa lama antara waktu adzandengan waktu sahur?” Jawab Beliau, “Sekedar membaca lima puluh ayat. “(Muttafaqun’alaih : Fathul Bari IV: 138 no 1921, Muslim II : 771 no:1097, TirmidziII: 104 no: 699, Nasa’i IV: 143 dan Ibnu Majah I:540 no:1694).

Apabila kita mendengar suara adzan, sementara makanan atau minumanberada di tangan, maka makanlah atau minumlah. Ini mengacu pada hadits,dari Abu Hurairah r.a. bawah Rasulullah saw. bersabda, “Apabila seorang diantara kamu mendengar suara adzan (shubuh), sedangkan bejana berada ditangannya, maka janganlah ia meletakkannya (lagi) hingga iamemenuhi kebutuhannya.” (Shahih: Shahihul Jami’us Shaghir no: 607,’Aunul Ma’bud VI:475 no:2333, Mustadrak Hakim I :426).

b. Menahan diri agar tidak melakukan perbuatan yang sia-sia, perkataan kotor dan semisalnya yang termasuk hal-hal yang bertentangan dengan makna puasa Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. bersabda,”Apabila seorang diantara kamu bepuasa, maka janganlah mengeluarkanperkataan kotor, jangan berteriak-teriak dan jangan pula melakukan perbuatan jahiliyah; jika ia dicela atau disakiti oleh orang lain, makakatakan, “Sesungguhnya aku sedang berpuasa,” (Muttafaqun ‘alaih: Fathul Bari IV:118 no:1904, Muslim II:807 no:163 dan 1151, dan Nasa’i IV:163).

(lagi…)

Kemarin nyoba2 bikin sup jagung, eksperimen pertama gitu deh, hehe.. jadinya saya udah siap2 kalo rasanya ntar bakalan aneh.
Btw resepnya sih hasil gugling dari ini –> http://www.dunia-ibu.org/html/sup_jagung.html
Hanya saja karena pas belanja di tukang sayur blm tau takaran porsinya alias blm gugling, so saya cm beli dua buah jagung dan bikin resep utk 5 porsi kecil atau kalo versi mangkuk gedenya 3 porsi :P (dikurangin takarannya dari resep asli)
Ya udah, daripada keliru kasih takaran resepnya ala saya yg asal cemplung2 dan bs menyesatkan buat tmn2 yg mo copas ;D.. saya posting sesuai resep aslinya aja ^____^
silakan dicoba…. hasilnya ternyata lumayan dan mudah apalagi buat yg masih belajar kayak saya…

Oh ya lebih nikmat disajikan hangat2… kalo keburu dingin bisa mengental..

Bahan:
1 kaleng Jagung atau 5 buah jagung manis dipipil
1 dada ayam, disuwir atau dicincang kasar
4 butir telur ayam, dikocok
1 kaleng susu carnation tawar atau (versi saya beberapa sendok susu krim bubuk yg dilarutkan air)
100 gr tepung terigu
100 gr mentega
2 gelas air
bawang merah 6 siung
bawang putih 4 siung
merica secukupnya
garam secukupnya
daun bawang dan seledri (1-2 batang) diikat jadi satu (jangan diiris)

Cara Membuat:
1. merica, bawang merah, bawang putih, garam diulek halus

2. terigu digoreng pakai mentega lalu diseduh pakai air dua gelas belimbing

3. jagung dan ayam direbus sampai mendidih, lalu masukan bumbu yang sudah diulek halus (jangan ditumis), kemudian masukan terigu yang sudah digoreng

4. cemplungin daun bawang dan seledri yang sudah diikat

5. kalau sudah mendidih, masukan kocokan telur pelan2 sambil diaduk2, masukin susu, diaduk2 sampai mendidih.

6. cicipi dan hidangkan hangat2… lebih yummy kalau ada garlic bread :)

Assalamualaykum….

Pa kabar semuanya? Duh, dah lama nih jarang blogging di WordPress.. Jarang juga balesin komen2 temen-temen semua.. Maap yak maap… Ntar Insya Allah akan coba dibalesin satu2 ;)

Kemana aja sih kemaren? hehe… saya lagi sibuk-sibuknya berkutat dengan kain flanel. Ada yang dah ngerti tentang kain flanel??

Flanel itu  adalah jenis kain yang dibuat dari serat wol, tanpa ditenun. Proses pembuatan kain flanel disebut juga wet felting, yaitu proses pemanasan dan penguapan sehingga menghasilkan jenis kain flanel atau felt yang beragam tekstur dan jenisnya, tergantung dari campuran bahan pembuatnya.

Nih dia contoh kainnya.. Check this out :D

Gambar kain flanel ini diambil dari sini

Nah, trus apa yang saya lakukan dengan kain flanel? saya nyoba2 berkreasi dengan kain itu untuk bikin souvenir dan pernak-pernik. Alhamdulillah kerjaan iseng2 tersebut malah berbuah rejeki.. Banyak yang tertarik buat pesen handmade ini, walopun sebenernya saya masih baru aja belajar hehe…Responnya cukup baik ^_^  Subhanallah, Alhamdulillah…..

Flashdisk Panda versi me ^_^

Gantungan HP Buah-buahan versi me

Souvenir Flanel Cakes *bisa dijadiin souvenir nikahan ato ultah*

Souvenir Flanel Cakes *bisa dijadiin souvenir nikahan ato ultah*

Mini Fruity Chococheese Cakes

Mini Fruity Chococheese Cakes

Ada yang tertarik pengen pesen ;) ?

Saya juga ada toko online lho.. di sini—> http://strawberryflanelcraft.blogspot.com

Di Multiply juga ada: http://aisavitri.multiply.com

Oh ya,,, Spesial buat Kang Insan, makasih banyak dah bantuin saya bikin desain brand buat produk2 handmade ini….

Bagus2 banget, saya sampe bingung milihnya.. ^^

Bener2bener TOP BGT deh!!!  Maap merepotkan  :roll: , padahal Kang Insan lagi sibuk2nya kerja keliling nusantara (waktu itu lagi di Palembang ya Kang.. hihi).

Bagaimana saya bisa membalas jasa2nya beliau ini yang begitu baik, dikasih gratis pula… Jadi terharu.. :D

Dua minggu sudah nenek (ibunya mama) terbaring di ICU rumah sakit. Koma dan sesekali tersadar. Beliau mengidap penyakit stroke dan darah tinggi. Aroma kematian terasa begitu dekat sekali.

Jumat kemarin adalah hari terakhir saya menjenguk dan melihat beliau. Air mata saya tak kuasa menggenang di pelupuk mata ketika saya membisikkan permintaan maaf jika pernah berbuat salah atau pernah menyakiti hati beliau semasa hidupnya… walaupun saya tahu beliau koma, tapi saya yakin beliau mendengarnya. Seperti firasat bahwa ini adalah terakhir..

“Mbah, ini Vitri.. Mbah… Vitri yakin Mbah bisa denger suara Vitri.. Vitri minta maaf kalo Vitri pernah berbuat salah atau menyakiti hati Mbah.. Mbah ingat Allah terus, yah… Ingat Allah terus….. Vitri sayaaaaang banget sama Mbah…..”, bisikku pelan…. dan tak kuasa air mataku tumpah melihat kondisi beliau yang semakin memburuk….

Allah ampuni segala khilaf nenekku dan ambillah secara khusnul khotimah jika engkau menghendakinya atau jika belum saatnya, sembuhkanlah beliau..

Dan tadi jam 2 malam, ketika saya sedang tidur dan bermimpi akan mengerjakan sholat, mama membangunkan saya..
“Vit… bangun… Mbah Pupa sudah nggak ada, Vit… Mbah sudah nggak ada….”

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un….

Telah meninggal dunia nenek (Masfufah) dalam usia 74 tahun.
Semoga semua amal baik beliau diterima Allah, diampuni segala khilafnya dan dilapangkan kuburnya… Semoga beliau termasuk ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang shalih dan menempatkan beliau di dalam Jannah-Nya yang indah….

Amiiiin Allahumma Amiiin……

*Nenek, aku sayang sama nenek.. Semoga Allah mempertemukan kita kelak di tempat terindah ya, Nek….

Jodoh memang rahasia ilahi. Orang yang mendapatkan jodoh, sesungguhnya bukan mendapatkan apa yang dia cari, tapi sekadar menjemput apa yang Allah beri. Karena jodoh adalah bagian dari rezeki. Ia bisa berlari saat dikejar, dan mendekat saat tak dicari. Tapi, kadang kala ia tak bergeming saat dikejar, dan menjauh saat dibiarkan. Misterius.

Ada orang yang menemukan jodohnya justru karena mendekam di balik jeruji penjara. Tempat seseorang dieksekusi dengan pengucilan. Interaksinya dengan orang lain selain dengan penghuni atau petigas penjara dibungkam bisu. Namun ia akhirnya menikah justru dengan salah seorang polwan yang ikut menggiringnya ke penjara. Aneh? Tidak juga.

Dalam kasus lain, seorang pria yang usianya sudah menginjak 40 tahun masih men-jomblo. Sebuah peperangan antarsuku memaksanya berimigrasi ke negeri asing. Di negeri itu ia hanya cukup mendekam 2 bulan saja, untuk kemudian menikahi seorang wanita cantik yang baik dan shalihah. Ia sama sekali tak menyadari, bahwa sang jodoh menantinya di negeri seberang, sehingga hanya dengan imigrasi yang tak pernah ia bayangkan itu, ia baru bertemu dengan jodohnya.

Tak ada yang aneh dengan semua kejadian itu. Selama itu soal jodoh, semua bisa mendapatkan atau tidak mendapatkan pasangan yang sama sekali tak pernah diduganya. Meski demikian, tentu, mencari jodoh tetaplah disyariatkan.

Mencari dan menjemput jodoh (khusus perempuan) bisa ditempuh dengan tiga cara:

Pertama, usaha secara fisik.
Yaitu mencari pria shalih yang layak menjadi suami, yang mampu bukan saja mendampingi sebagai suami, tapi juga mampu membimbing untuk menjadi muslimah yang lebih baik dari hari ke hari.
Dalam menempuh jalan pertama ini, bulatkan niat untuk mencari sosok pria idaman yang betul-betul akan membawa menuju kebahagiaan hakiki. Niscaya Allah akan membimbing kea rah jodoh itu, cepat atau lambat. Karena dengan apa yang diniatkajn, seseorang akan digiring menuju takdirnya.

Kedua, usaha berupa doa dan munajat.
Allah berfirman, ”Dan apabila hamba-Ku bertanya tentang tentang Aku, maka jawablah bahwa Aku dekat. Aku akan mengabulkan doa orang-orang yang berdoa kepada-Ku…” [QS. Al-Baqarah: 186]
Doa adalah senjata orang beriman. Jangan merasa bosan berdoa meski secara lahiriah doa itu belum terkabul. Yakinlah bahwa Allah mendengar apa yang kita pinta.
Tambahkanlah dengan memperbagus shalat, banyak beribadah, berdzikir, dan rajin mengaji serta mempelajari Islam. Mendekatlah kepada lingkungan orang-orang shalih. Karena di lingkungan itu, seseorang akan diminati karena keshalihannya. Beda dengan di lingkungan masyarakat umum, biasanya orang lebih diminati karena penampilannya. Ingat, bahwa jodoh Allah itu kebanyakan akan mempertemukan sepasang manusia, yang shalih dengan yang shalih, yang tidak shalih dengan yang tidak shalih. Kalau mau mendapat suami yang baik, shalih dan berbudi, jadilah wanita muslimah yang shalihah.
Sabda Rasulullah, ”Roh-roh itu bagaikan tentara-tentara yang berbaris. Siapa saja di antara mereka yang saling mengenal, akan saling mengakrabi. Dan siapa saja di antara mereka yang tidak saling mengenal, akan saling menjauhi.” [HR. Al-Bukhari dalam shahih-nya, kitab Al-Anbiyaa’, bab Roh-roh yang berbaris, hadits No. 2638]

Ketiga, dengan kesabaran dan ketabahan.
Allah berfirman, ”Dan jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya yang demikian itu amat berat kecuali bagi orang-orang yang yang khusyu’, yaitu orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Rabb-nya, dan mereka akan kembali pada-Nya…” [QS. Al-Baqarah: 45]
Kita harus menyadari bahwa bila kita baik, Allah akan memperlakukan kita dengan baik. Bila kita bertawakal kepada Allah, maka dengan keshalihan dan ketaatan kita kepada Allah, niscaya Allah akan mencarikan jodoh yang sesuai dengan kita. Bisa jadi tidak sebentar, karena Allah sedang menguji kita. Allah sedang ’berbicara’, apakah kita bersabar dan ikhlas dalam beribadah kepada-Nya?

Disadur dari majalah Nikah, Volume 07, 15 Juni – 15 Juli 2008

Artikel ini kudapat dari Mbak Ovis di sinih

Makasih banyak Mbak Ovis atas bagi2 artikel ilmunya… :)

dsc02529

Dessert yang satu ini sebenarnya adalah pudding cokelat seperti kebanyakan, hanya saja yang membedakan.. pudding cokelat ini rasanya gurih karena mempergunakan bahan dasar santan dan air kelapa. Rasanya pun semakin lumer ketika disajikan dengan saus vla. Cobain yuk ;) …!

Bahan Agar-agar:

1. 3 bungkus agar-agar putih

2. 350 gram gula pasir

3. 1200 ml santan

4. 700 ml air kelapa

5. 300 ml susu cair

6. 2 sdm cokelat bubuk, diaduk dengan 100 ml air panas

7. 1 sdt garam

8. 1 sdt vanili atau 2 lembar daun pandan wangi

Bahan Vla:

1. 300 ml susu cair

2. 100 gram gula

3. 2 sdm maizena, dilarutkan dalam 100 ml air hangat

4. 1 sdm mentega

Cara Membuat:

1. Masukkan gula, agar-agar, air kelapa, santan, garam, vanili dan susu cair ke dalam panci. Didihkan diatas kompor sambil diaduk-aduk.

2. Apabila adonan telah mendidih, angkat.

3. Siapkan loyang besar dan masukkan setengah adonan kedalamnya. Lalu sisanya tetap sisihkan di dalam panci.

4. Masak sisa adonan diatas kompor dan tambahkan larutan cokelat bubuk, aduk-aduk hingga mendidih. Angkat dan sisihkan.

5. Bila adonan putih dalam loyang sudah setengah mendingin, masukkan adonan cokelat kedalamnya.

6. Untuk membuat saus vla, campur susu, gula, larutan maizena dan mentega dalam panci, lalu panaskan diatas kompor sambil diaduk-aduk. Masak hingga mendidih. Angkat.

7. Hidangkan pudding yang telah mendingin (bisa dimasukkan ke dalam lemari es) dengan saus vla.

« Halaman SebelumnyaHalaman Berikutnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.