Tak Berkategori


Dua minggu sudah nenek (ibunya mama) terbaring di ICU rumah sakit. Koma dan sesekali tersadar. Beliau mengidap penyakit stroke dan darah tinggi. Aroma kematian terasa begitu dekat sekali.

Jumat kemarin adalah hari terakhir saya menjenguk dan melihat beliau. Air mata saya tak kuasa menggenang di pelupuk mata ketika saya membisikkan permintaan maaf jika pernah berbuat salah atau pernah menyakiti hati beliau semasa hidupnya… walaupun saya tahu beliau koma, tapi saya yakin beliau mendengarnya. Seperti firasat bahwa ini adalah terakhir..

“Mbah, ini Vitri.. Mbah… Vitri yakin Mbah bisa denger suara Vitri.. Vitri minta maaf kalo Vitri pernah berbuat salah atau menyakiti hati Mbah.. Mbah ingat Allah terus, yah… Ingat Allah terus….. Vitri sayaaaaang banget sama Mbah…..”, bisikku pelan…. dan tak kuasa air mataku tumpah melihat kondisi beliau yang semakin memburuk….

Allah ampuni segala khilaf nenekku dan ambillah secara khusnul khotimah jika engkau menghendakinya atau jika belum saatnya, sembuhkanlah beliau..

Dan tadi jam 2 malam, ketika saya sedang tidur dan bermimpi akan mengerjakan sholat, mama membangunkan saya..
“Vit… bangun… Mbah Pupa sudah nggak ada, Vit… Mbah sudah nggak ada….”

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un….

Telah meninggal dunia nenek (Masfufah) dalam usia 74 tahun.
Semoga semua amal baik beliau diterima Allah, diampuni segala khilafnya dan dilapangkan kuburnya… Semoga beliau termasuk ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang shalih dan menempatkan beliau di dalam Jannah-Nya yang indah….

Amiiiin Allahumma Amiiin……

*Nenek, aku sayang sama nenek.. Semoga Allah mempertemukan kita kelak di tempat terindah ya, Nek….

  1. Put the logo on your blog.
  2. Add a link to the person who awarded you.
  3. Nominate at least 7 other blogs.
  4. Add links to those blogs on yours.
  5. Leave a message for your nominees on their blogs.

Masya Allah… saya dapat award niih dari tetangga sebelah… perasaannya jadi campur aduk antara seneng bin bingung… Senengnya ya Alhamdulillah.. dianugerahin award kayak gini *sambil pegang award-nya*… Makacih..makacih.. ya San… padahal saya tuh masih blogger pemula yg pengunjungnya yah belum sebanyak kamu dan mereka2 yg pantes dapet award… (lagi…)

Beberapa hari yang lalu, tepatnya tanggal 31 Agustus 2008 saya pergi melihat-lihat pameran pendidikan di hotel Sheraton. Seperti informasi sebelumnya yang pernah saya posting disini, hari Minggu kemaren JASSO (Japan Students Services Organizations) ngadain pameran Pendidikan Jepang 2008 di dua kota yang salah satunya adalah Surabaya.. Agak beruntung juga saya yang tinggal di kawasan sekitar Surabaya masih bisa menyempatkan datang ke acara tersebut walaupun saya datangnya di penghujung akhir acara (siang menjelang sore ;) ) hehe.. Maklum.. saya belain datang jauh-jauh dari rumah di Krian dan pergi naik angkot ke Surabaya (yang perjalanannya menempuh waktu 2 jam ‘coz terjebak macet). Sesampai di Surabaya, saya pun ngambil motor di kosan dulu kemudian jemput temen biar saya nggak sendirian. Dan teman saya tersebut ternyata juga ngajak adik dan temen kosnya.. so kita liat pamerannya rame-rame deh.. khan acaranya gratis plus terbuka untuk umum gituuuh… ^__^

Well, back to the topic.. walaupun datangnya udah agak sorean.. Acara yang kami datangi itu ternyata rame banget lho.. Rame pengunjung!! Baru pertama masuk, kami disuruh mengisi angket terlebih dahulu. Angket itu berisi tentang tujuan datang ke acara tersebut, status pengunjung apakah masih pelajar/ mahasiswa atau umum, tau info pameran dari mana, apa yang ingin diketahui dari pameran tersebut, dan sebagainya. Setelah mengisi angket, kita diberi hand bag berisi buku panduan “Student Guide to Japan” dan beberapa brosur serta tabel penilaian (yang harus diisi dan diserahkan usai melihat pameran). Setelah memasuki Grand Ballroom Sheraton kami melihat beberapa stand yang memperkenalkan kebudayaan Jepang seperti stand Shodo (kaligrafi Jepang) yang ngajak para pengunjungnya untuk mencoba menulis huruf Jepang, stand Origami yang dipandu sama beberapa alumni student dari Jepang dan ngajarin kami bikin bermacam-macam kreasi dari kertas lipat, serta stand Chanoyu dengan perlengkapannya yang nunjukkin demo upacara minum teh. Eh acaranya cukup seru lho…!! Apalagi pas demo upacara minum teh.. Hmmm… ternyata bikin teh serta penyajiannya ke tamu tuh nggak gampang lho… ada seninya tersendiri dan step-step khusus yang berbeda dengan bikin teh pada umumnya. Ada suatu ruang khusus untuk minum teh yang disebut chashitsu, trus disitu juga telah tersedia peralatan lengkap seperti mangkuk keramik untuk minum, pengaduk teh (ingat bukan sendok lhoo.. :P ), tempat mengambil air seperti gayung kecil yang terbuat dari bambu dan mempunyai pegangan tangan yang amat panjang, kompor kecil, serbuk teh hijau (umumnya dinamakan matcha), dan piring kecil berisi makanan kecil sebagai suguhan. Penyelenggaraan upacara minum teh sebenarnnya mencerminkan kepribadian dan pengetahuan seni sang tuan rumah. Jadi menuang air teh untuk tamu nggak bisa dilakukan secara sembarangan saja, butuh pengetahuan dan pendalaman yang cukup. Disamping itu yang harus diperhatikan (terutama kita nih, sapa tau dapat undangan acara minum teh ala Jepang), tamu yang diundang pun juga harus tahu atau mempelajari tata krama, kebiasaan, atau etiket minum teh yang dihidangkan.

Stand Chanoyu

Stand Chanoyu

(lagi…)

Abis berkunjung dari link tetangga nih.. ternyata ada informasi yang menarik banget dan nggak pengen saya lewatin begitu aja. Pameran Pendidikan Jepang 2008!! Diadainnya gak hanya di Jakarta doank tapi di Surabaya juga.. *Heheuh.. kesana ah..* Selaen pameran pendidikan ternyata juga ada beberapa pengenalan kebudayaan Jepang lho!

Sebenarnya udah dari dahulu kala *sejak jaman masih SD, euy.. ^_^ terinspirasi Sailormoon gituh ceritanya, hehehe..* punya cita-cita suatu saat nanti pengen bisa terbang ke negara Jepang.. Bermimpi dapet beasiswa kesana kayak dosen-dosenku gitu.. ^_^

Yang tertarik pengen dateng ke seminar en pameran pendidikan Jepang, bisa baca infonya berikut ini:

Ato bisa juga baca dari sumber langsungnya disini: http://jasso.or.id/pameran.php (lagi…)

Masih menyandang status sebagai anak kuliahan? Bukan berarti tidak punya penghasilan sendiri lho… Cari tau bagaimana cara menambah uang saku dari bangku kuliah.

1. Mengajar atau Ngasih Les Tambahan

Gunain keahlian yang telah diperoleh di bangku kuliah, misalnya nih anda adalah mahasiswi fakultas MIPA, manfaatkan untuk mengajar atau memberi les tambahan siswa-siswi atau anak-anak kecil di lingkungan sekitar.

Keuntungannya: Selain dapat uang, job ini lumayan mengasah rasa PD kita di depan orang banyak dan membuat kita semakin terpacu untuk terus belajar.

2. Menulis

Suka nulis atau punya impian jadi penulis terkenal suatu saat? Jangan sia-siakan bakat terpendam anda. Kirim tulisan ke salah satu majalah, koran atau bahkan penerbit. Tulisan tersebut bisa berupa cerpen, puisi atau artikel feature. Selain itu bisa juga lho nyari duit lewat blog. Maksudnya blog yang nyediain space ads atau iklan, dari situ blog kita yang menarik dan sering dikunjungin orang akan menghasilkan pundi-pundi uang ke dalam rekening kita, info lebih lanjut bisa buka blognya mas Isnaini .

Keuntungannya: Karya yang dimuat bisa jadi referensi untuk resume anda nanti. Bisa juga ke depannya, kita menawarkan karya kita ke penerbit untuk dicetak menjadi buku.

3. Jualan

Apabila punya keahlian khusus seperti membuat pernak-pernik lucu, atau makanan kecil, cobalah untuk ditawarkan kepada teman-teman dekat dan saudara. Titipin juga dagangan itu di koperasi mahasiswa atau toko di sekitar kampus atau kos-kosan temen. Atau bisa juga gabung di organisasi kemahasiswaan di bidang kewirausahaan, selain melatih jiwa enterpreneur, kita juga bisa mengambil sedikit keuntungan dari hasil jualan kita.

Keuntungannya: Siapa tau suatu saat nanti bisa membuka butik, toko, atau mempunyai usaha sendiri. Dari kecil-kecilan bisa jadi usaha serius lho…

4. Jadi EO (Event Organizer)

Libatkan diri dalam suatu acara sebagai panitia. Sebaiknya sih cari tau lewat milis atau alumni yang udah bekerja di salah satu EO tersebut.

Keuntungannya: Berkenalan dengan banyak orang. Siap-siap untuk bertukar nomor telepon dan alamat e-mail. Siapa tau dari mereka nanti kita dapat tawaran lain yang lebih menjanjikan.

5. Magang

Biasanya perusahaan besar membuka program magang untuk mahasiswa yang duduk di semester akhir.

Keuntungannya: Kalo kualitas kita bagus dan bisa mengikuti arus kerja, bukannya nggak mungkin kita akan ditarik menjadi karyawan tetap. Atau saat wawancara kerja, kita bisa ‘mamerin’ nilai plus kita, yaitu pernah terjun ke lingkungan kerja.

6. Usaha Terjemahan

Kalau kita mempunyai kemampuan berbahasa asing dengan bagus, kita bisa nyoba kerjaan ini. Cukup promosi dengan nyebarin brosur di kampus atau di kos-kosan trus tunggu hingga order datang. Biasanya order berupa permintaan menerjemahkan teks.

Keuntungannya: Selain uang, kemampuan berbahasa asing kita pun semakin terasah. Wah, salah satu modal buat kuliah di luar negeri udah siap tuh!

7. Usaha rental komputer atau warnet

Untuk menjalankan bisnis ini kita bisa kerjasama dengan teman. Bermodalkan komputer dan printer kita bisa menyediakan jasa rental, pengetikan atau bahkan buka warnet.

Keuntungannya: Hasil keuntungan yang diperoleh lumayan menjanjikan.

Tips yang musti diingat:

1. Banyak bertanya pada senior yang pernah melakukan pekerjaan sambil kuliah

2. Rajin-rajin cari tau lowongan atau peluang lewat milis, internet, koran atau majalah.

3. Inget nih, jangan sampai kuliah kita terbengkalai gara-gara ‘proyek’ sampingan ini.

4. Jangan terlalu berorientasi pada uang, sebaiknya lakukan pekerjaan yang kita suka, kan tujuannya juga mencari pengalaman.

5. Dan hal yang paling harus kita ingat adalah Manajemen Waktu! Tentukan skala prioritas dan sesuaiin dengan jadwal kuliah. Misalnya kita baru duduk di semester awal dan masih banyak mata kuliah yang harus diambil, pilih pekerjaan yang tidak terikat waktu atau bisa dilakukan sehabis jam kuliah. Lain halnya dengan saat kita yang telah duduk di semester akhir dan punya banyak waktu luang.

6. State in our mind: pekerjaan yang menyesuaikan kuliah, bukan sebaliknya!

Sumber: Berbagai sumber