Sabtu, Agustus 16th, 2008


Oleh : Mariani Tri Agustina

Kawan, hidup ini ternyata, tidak sekedar mengejar cita-cita pribadi saja
Di luar sana masih banyak orang tidak punya rumah
Masih banyak orang yg bahkan tidak tahu apakah besok pagi dia masih bisa makan
Masih banyak anak-anak yang bahkan tidak tahu sampai kapan mereka akan terus tidur beratapkan langit yang bahkan terkadang memuntahkan air dan beralaskan tanah yang keras

Masih banyak mereka yang masa depannya tidak jelas
Tapi sayangnya kita sering lupa akan hal itu

Seringkali kita hanya ingat dan berempati hanya saat penderitaan mereka disodorkan depan muka kita. Selebihnya, mungkin kita lupa. Padahal seharusnya kita lah yang mencari tahu. Kita yang mencari fakta-fakta, bukan menunggu untuk ditemukan oleh fakta. Tapi sayangnya, kenyataan yang sering terjadi adalah kita hanya menunggu.

Masih banyak mereka yang tidak mandi karena alasan-alasan yang mungkin bagi kita mudah saja, seperti air bersih, sabun, dll. Sedangkan kita pun mungkin secara sadar maupun tidak sering membuang-buang air bersih atau memiliki banyak sabun yang tidak terpakai. Masih banyak mereka yg tidak memiliki baju selain yang menempel di tubuh mereka dan kita masih sempat mengeluh ngeluh karena baju kotor yang menumpuk? Ingatlah kawan.. itu artinya kita beruntung memiliki banyak baju.

Masih banyak mereka yang tidak memiliki orang tua dan kita terkadang sering menggerutu hanya karena ditegur orang tua?
Ingatlah kawan.. itu artinya kita beruntung karena masih diizinkan Allah untuk mewujudkan rasa sayang dan membalas kebaikan orang tua kita.

Seringkali kita mengeluh dan mengomel karena kelelahan berjalan kaki. Ingatlah kawan.. itu artinya kita masih punya kaki dan tubuh yang berfungsi dengan baik.
Apapun yang terjadi..
Seburuk apapun keadaan kita,, cobalah kita pandang dari sudut pandang yang berbeda
Dan kita akan menemukan dan pada akhirnya mengerti cara Allah menyayangi, mendidik, dan memberi yang terbaik untuk kita
Because we’re be loved (lagi…)

Ini adalah foto teman-teman Biologi Unair angkatan 2004. Sebenarnya pada awal perkuliahan kami tidak memiliki foto angkatan yang resmi seperti ini (foto di studio). Karena biasanya kami hanya berfoto bareng pada saat acara-acara tertentu seperti buka puasa bersama, bergaya di depan patung rektorat ataupun juga janjian serentak pakai baju hijau. Yah, seperti itu.. ndak resmi. Padahal teman-teman dari jurusan lain sudah memiliki foto angkatan sejak mereka masih berpersonil lengkap (awal semester karena belum ada yang pindah kuliah). Sedangkan kami baru punya foto angkatan resmi ini pada saat akhir tahun 2007 kemaren, tepatnya pada akhir semester 7. Itupun juga personilnya sudah tidak lengkap lagi.. Udah ada beberapa orang yang pindah kuliah ke jurusan atau universitas lain. Sayang ya… dalam foto ini pun juga ada 5 orang teman yang berhalangan hadir karena ada acara lain. Tapi kalau nunggu lengkap-lengkap terus kapan terealisasinya coba?

Jujur, mengumpulkan teman-teman sebanyak ini cukup sulit. Menyamakan waktu dan mengumpulkan biaya untuk berfoto bersama, wuih.. butuh kerja keras yang cukup tinggi lho.. BTW *ehm…* sayalah yang mengobrak-obrak (mengingatkan terus) dan mengkoordinir mereka untuk foto bersama. Alhamdulillah terealisasi juga.. walaupun wajah kami udah tidak seimut awal semester dulu.. Hehehe… ;p (Ah, meski udah semester akhir tetep imut kok *protes neh*). (lagi…)