Alhamdulillah…

Menengok apa yang telah saya hadapi beberapa bulan terakhir ini membuat saya tak henti-hentinya mengucap syukur atas nikmat yang telah Dia berikan. Mungkin kita tidak akan pernah bisa menghitung seberapa banyak nikmat yang Allah berikan kepada kita dan seluruh makhluk-Nya. Coba sehari saja anda menghitungnya apa saja nikmat tersebut.. dimulai dari kita bangun pagi, alhamdulillah… jantung kita masih berdetak, kita masih bisa bernapas, menghirup udara segar, berjalan, berbicara, mendengar, makan dengan nikmat… dst. Subhanallah… Tapi manusia seringkali melupakan hal tersebut. Manusia sering mengeluh apabila tertimpa masalah, begitupula saya… Ya Rabb maafkan hamba-Mu yang penuh dosa ini… T_T

Saya agak tersenyum memandang buku bersampul cokelat disebelah saya sekarang. Pada sampulnya tercetak judul penelitian, nama penyusun serta lambang instansi dimana saya mengenyam pendidikan perguruan tinggi selama 4 tahun belakangan. Dulu saya begitu kagum dengan hasil karya kakak-kakak kelas yang telah lulus. Ketika saya berada di perpustakaan (Ruang baca) dan membuka skripsi mereka saya selalu bedecak kagum, “Hebat ya mereka bisa membuat ini”, dan setelah saya menjalaninya… ^_^ hmmmm…. cukup gampang-gampang susah ternyata, hehehehe… Yang jelas saya merasa bahwa membuat skripsi itu butuh perjuangan yang sangat besar… Sekarang saya pun tersenyum-senyum kecil ketika mengingat itu semua..

Dan begitu syahdunya malam-malam yang sepi saat-saat ku dirundung masalah dan bersujud dihadapan-Nya, menangis, dan memohon agar doa-doaku didengar. Setiap malam… Ya, Allah… terima kasih kau telah mendengarkan doaku dan mengabulkan diantaranya… Aku menyukai saat-saat malam seperti itu. Betapa indahnya berduaan dengan-Mu.

Andaikan tiap malam bisa seperti itu (tapi ternyata tidak bisa yah.. saya khan wanita, hehehe.. ). (lagi…)